Sep 19, 2013

I Look

Jadi sebenernya ini minat saya yang tidak banyak diketahui orang lain. Khususnya 2 tahun belakangan saya mulai senang mengikuti segala sesuatu berbau fashion, baik membaca artikel, melihat gambar dan menyimak tips padu padan busana. Sampai akhirnya saya berkenalan dg online shop dan mulai 'gila' belanja apa pun yg saya suka :p

Syukurnya saya tidak kalap, karena pada dasarnya saya orang  yg tidak gampang suka dengan bentuk, model, motif. Saya bukan orang yang trendy juga, yaa meski ada saja barang yg saya beli motif/modelnya (kebetulan) sedang trend. Intinya sih saya suka busana tak peduli motifnya apa (eh, kecuali motif kulit hewan kayanya), dijual dimana dan kapan. Well, kalau harga tetap jadi patokan sih hehe. Maksudnya saya bukan orang yg mau kebablasan beli sesuatu seharga gaji karena menurut saya sejauh ini belum ada item fashion yg se-worth it itu haha..

Ok, di sini saya mau sedikit me-review outfit yg pernah saya pakai dalam berbagai occasion.

Wedding
Ini baju yg khusus dijahit untuk nikahan salah seorang teman dekat. Tadinya sudah menyiapkan baju siap pakai, tapi akhirnya berubah pikiran dan bersama teman-teman yg lain saya beli bahan satin dan tulle berwarna maroon. Btw, itu tulle nya two tones, tidak hanya maroon tapi juga ada sentuhan green (yg tak terlalu terlihat di foto). Hasil jahitannya tidak sesuai dg kemauan saya sih, yg menginginkan dress satin dg model tube dan bagian atas tulle dengan model bolero.. Tapi mengingat penjahitnya mampu menyelesaikan dress ini dalam beberapa hari saja (sesuai keinginan) ditambah saya sendiri tidak bertemu langsung dg orangnya (karena dititipkan ke teman) yaa bisa dimaafkan lah. Basically ini mini dress dg model biasa yg bagian dalamnya berbahan satin dan bagian luar dilapisi tulle berwarna senada. UNTUNGNYA, kami pilih bahan tulle (bukan brokat), karena bahan ini memiliki motif bunga timbul dan benang mengilap yg membuatnya terkesan mewah (meski model dressnya  biasa). Mungkin akan beda cerita kalau bahannya brokat :D 

But somehow, bagi beberapa teman saya mungkin dress ini terlalu 'berlebihan' / 'tidak biasa' atau apa lah, yg jelas mereka pikir saya mau dangdutan :))




















Sementara di wedding lain, saya memilih dress siap pakai. Beberapa ini contohnya:

Korean style :D

























Indonesian style


































Nah, yg di bawah ini bukan wedding, tepatnya ini bachelorette party teman kami, Devi. Dress codenya, pink! Oh well, saya tidak punya dress/pakaian semi formal bernuansa pink. Memang sejak beberapa tahun lalu saya sudah tidak lagi menggemari warna tertentu, tapii tak banyak barang saya yg berwarna pink. Salah satu yg saya punya adalah atasan kaos lengan panjang dengan kerah lebar ini. Saya putuskan pakai 'kaos' itu saja, tapi agar tak terlihat biasa, saya akhirnya beli rok putih bahan katun dan menambahkan pita hitam di bagian pinggang plus kalung hitam dan wedges hitam, juga tas putih bernuansa ungu (yg tak terlihat di foto :p). Oya, Amy dengan baik hatinya mengepang rambut saya. Ini cukup menyelamatkan penampilan, mengingat setiap datang ke acara formal saya bermasalah dengan bentuk rambut. Karena saya menghindari catokan plus tidak punya keterampilan membuat kepangan atau kreasi lainnya dengan rambut. Satu-satunya yang saya bisa lakukan dengan rambut hanya kuncir kuda.

















Lebaran
Setelah beberapa kali lebaran berusaha pake baju samaan dg adik, saya pikir baru tahun ini yg rada berhasil hehe.. Hm, yg samaan cuma roknya siih :D Kali ini kami pilih rok batik hijau motif bunga dengan variasi warna coklat. Untuk atasannya cuma menyamakan warna, broken white. Saya sendiri pake cardigan dengan daleman hitam ditambah belt hitam plus kalung panjang hitam (menutupi bahan kaos dari cardigan yg terlalu biasa untuk acara seperti Lebaran). Sementara adik saya pakai blouse lengan panjang warna gading dengan aplikasi kerah bentuk segitiga dan kerudung hijau tua senada dengan rok. 




















Leisure
Untuk acara santai dan jalan-jalan saya berusaha pilih yg nyaman. Misalnya saat jalan ke Taman Bunga Nusantara, saya pilih kemeja katun putih dengan rok merah (warisan ibu) dengan sling bag coklat tua, kalung simpel warna coklat dan sandal tali warna pastel. Pilihan yg sukses membuat saya diledek seperti anak SD lagi tamasya. Yeah, saya memang (terlihat) semuda itu *ngok :p





















T-shirt kuning, cardigan panjang coklat, celana panjang hitam, tas hitam + sun glasses dan sandal tali coklat muda. Siap jalan-jalan di Braga! :D (err, have no idea with the necklace hehe)






















Lalu yg ini acara foto sekaligus piknik di Katumiri, Cimahi, sesaat sebelum sahabat saya, Ipeh melepas masa lajang. Konsepnya, setelah foto pre-wed, di lokasi yg sama Ipeh ingin berfoto dengan para bridesmaids-nya yg berdandan ala peri (tanpa sayap) hihi.. Well, untuk acara ini saya pilih mini dress toska dengan daleman putih + shawl tosca-pink dengan aksen glitter, mahkota bunga dan keranjang bunga. Hm, cukup pantes jadi (fairy) bridesmaid kan?! :D


Sep 2, 2013

Gara-gara stalking...

Buka Facebook malam ini dan stalking beberapa akun teman, ternyata berefek pada munculnya rasa sirik, sesal dan rendah diri.

Beberapa hari lalu seorang teman setengah menyindir berkata, "Oh temen lu udah ada dimana-mana ya, di UK, US, Jepang, Belanda. Lu masih di sini aja nih?"

Spontan saya jawab, "Ho oh. Awalnya gua kepikiran sih, tapi lama-lama jadi cape sendiri, kalau ngeliatnya begitu terus, ya ga akan ada habisnya."

Saat mengucapkan itu, saya yakin setiap orang sudah ada jalan masing-masing. Tempatnya masing-masing. Terlepas bahwa saya juga percaya, kalau kita bisa saja seperti orang lain ASAL berusaha.

Saya baik-baik saja beberapa hari lalu, besoknya, kemarin. Sampai akhirnya tadi (kembali dan lagi-lagi) saya lihat beberapa teman yang baru saja meraih achievement, dan saya mulai tidak yakin dengan pikiran sendiri, mulai sirik, menyesali diri. Lalu terpojok.