Baru sekarang saya sadari bahwa saya telah kehilangannya sejak lama. Setelah dulu sekali, saat saya begitu bangga dengan diri saya, dengan pencapaian saya, saya pernah menggenggamnya, erat. Agaknya, pada satu momen di hidup saya dia telah terlepas dari genggaman. Entah karena apa. Dan apapun yang saya hadapi kemudian, tanpa disadari saya lalui tanpanya. Mungkin itulah mengapa saya sering merasa ragu, takut, dan tidak nyaman, hingga saya menjadi terbiasa dengan kondisi itu. Ketika begitu membutuhkannya seperti sekarang, saya tiba-tiba tersadar atas kehilangan ini. Dan setelah sekian lama, saya pikir mungkin sekarang dia ada di suatu tempat yang berdebu tebal, kusam.
Lalu, dimana dia?
Bagaimana cara menggenggamnya kembali?
Gawat.
Saya tidak tahu.

6 comments:
Momen utk mendapatkannya kembali akan hadir, entah kapan, tak terduga, spt juga momen ketika kehilangannya yang hadir begitu saja.. :)
ahh semoga momen itu lekas datang.saya sangat membutuhkannya :)
ih, sayapun, semakin tua semakin labil *errrrr*
haha iya nih. tapi labil kita beda kaan sama abege *gamaudisamain :))
iya beda, lebih parah *ahahhahaha :p
ohh dem. ahahahaha :D
Post a Comment