Feb 3, 2013

YEAH!

Bulan yang sama, tahun lalu saya menyaksikan performa salah satu musisi perempuan favorit bernama Feist. Saya sempat tulis di blog soal ini dan di bagian akhir saya tulis beberapa nama musisi perempuan yang ingin sekali saya tonton. Setahun kemudian, salah satu nama perempuan yang saya tulis waktu itu akhirnya datang ke Indonesia. Dia lah Karen O.

 Uu..Yeah Yeah Yeahs came to tooooown!

Meski baru terbentuk di awal 2000 dan saya kenal band ini saat kuliah, tapi nama mereka saya sejajarkan dengan nama musisi 'tua' lainnya yg wajib saya tonton :D

Tampil dengan rambut blonde, sepertinya Mrs.O ingin tampil beda di album baru YYYs, Mosquito yg baru mau dirilis April nanti. Well, saya lebih suka dia berambut hitam sih haha.

Performanya memang tak seliar yg dulu pernah saya lihat di YouTube. Tak ada lah itu aksi manjat atau ngejatuhin semua barang di stage. Hanya lompat2 lucu dan melakukan gerakan2 unik macam peregangan sebelum olah raga (hehe). Tapi suara scream/growl-nya masih dahsyat. Atributnya juga masih aneh (baca: unik). Dia muncul dengan jubah motif zebra dengan baju dalam motif senada, sementara luaran kostum merah menyolok penuh payet dan celana panjang warna senada, plus mahkota silver bertuliskan Yeah dan sarung tangan warna hijau. Menariknya meski outfit-nya tampak ribet, tapi Karen terlihat nyaman dengan apa yg dia kenakan. Dia bahkan mengenakan pakaian yg sama sepanjang penampilan meski hawa panas bukan main. Dia hanya sempat mengganti baju luaran dengan jaket kulit hitam yg penuh pernik saat membawakan Zero. Selain musik, fashion juga lekat dengan perempuan yang selalu tampil beda dan menyolok ini. Mungkin ini yg memengaruhi penonton malam itu datang dengan penampilan yang juga beda. Ada yg berhasil dan kebanyakan gagal (baca: berlebihan).

Sementara itu gitaris Nick Zinner yg mengenakan pakaian serba hitam, dapat sambutan cukup hangat malam itu terutama dari kaum hawa. Gayanya yg cool di atas panggung berhasil membuat beberapa perempuan histeris. Termasuk teman-teman saya haha.

Maps, Zero, Y Control, Heads Will Roll, Gold Lion, Run Away memuaskan saya meski minus Hysteric. Dua lagu barunya Mosquito dan Earth juga beda dan asik.

Meski harus gonta ganti ngeliat ke stage dan ke screen (derita manusia pendek yg berdiri di tengah crowd) tapi overall saya PUAS SEKALI malam itu. Panas dan pegal ga berasa lah. Ya, meski  penampilan mereka dirasa singkat (padahal ngebawain 16 lagu lho). Dan selalu begitu kan? Waktu seolah melayang begitu saja  jika kita sedang menikmati sesuatu. Oya, menjelang encore, ada dua balon raksasa berbentuk bola mata yang dilepas ke crowd. Awalnya menarik melihat penonton oper-operan balon. Mungkin kalau dari atas terlihat seperti dua balon yang terombang ambil di atas lautan manusia. Mulai tidak menarik, ketika YYYs pamitan dan tak ada yg teriak 'we want more' gegara keasikan mainin balon. Selang beberapa menit baru lah mulai 'ngeh' dan kompak teriak minta encore. YYYs kembali, tapi si balon masih saja eksis. Alhasil, ketika menikmati Maps sesekali stage tertutup balon raksasa yang masih terombang ambing ga tentu arah. Ganggu sekali, pemirsah! Tak hanya balon, convetti juga jadi bagian akhir penampilan Karen dkk malam itu. 

Ahh, thanks a bunch for your amazing performance guys, and can't wait for your next album.

YEAH!

*foto: hertiana

No comments: