Jul 12, 2008

expired date

Ini obrolan saya bersama seorang teman tentang "Expired Date" ditemani dua cangkir kopi.  Bukan. Bukan ED dalam sebuah kemasan makanan atau apalah. Tapi lebih ke ED yang perlu di-stamp di jidat teman saya ini. Dan bukan obrolan juga. Karena lebih banyak dia yang bicara dan lebih sedikit saya yang bicara.

Teman: entahlah. bosenan. gua rasa bukan hanya gua yang seperti itu tapi masih banyak orang di luar sana. Nah, begitu juga dalam perasaan bukan? Gua siy ga heran ya kalau sekarang gua bisa menggebu2 sama seseorang, berikutnya malah biasa aja. Ga stabil banget ya? Kalau kita menyukai orang lain kemudian kita menginginkan orang itu jadi pacar, itu hal yang wajar kan?
Saya: Iya. Terus?
Teman: Nah, kalaupun kemudian keinginan itu harus disingkirkan atau dilupakan, biasanya itu karena satu dan lain hal yang tidak bisa kita hindari dan "memaksa" kita membuang keinginan itu. Penyebab-nya bisa apa aja. Tapi gimana kalau ternyata keinginan itu menghilang justru karena perasaan yang udah memudar?
Saya: Jadi sebenarnya loe suka ga siy sama dia?
Teman: hahahhaha...itu dia yang gua juga ga tahu.
Saya: (menghela napas pelan sambil geleng-geleng)
Teman: Gua akui itu kelemahan gua. Tidak bisa mendefinisikan perasaan sendiri. Saat suka ya suka. Saat mulai biasa aja, ya berarti rasa itu sudah pergi dan hilang. Intinya gua ga pernah tahu seperti apa siy rasa suka yang sebenarnya? Dan apa tandanya, jika kita benar-benar menyukai seseorang. Jadi ga hanya sekedar naksir atau ngecengin. Tapi benar-benar SUKA. 
Saya: (diam saja. karena saya juga tidak tahu)
Teman: Kalau dipikir2 hal ini sering terjadi. Dan plot-nya selalu sama yang berlangsung dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan. Gini...

awalnya: simpati


kemudian: simpati - senang - suka - menggebu2 - ingin memiliki

(di tahap ini gua yakin bahwa he is the one)

akhirnya: masih suka - lalu (entah kenapa) jadi biasa aja - biasa aja - makin biasa aja

(di tahap ini gua mulai berpikir mungkin bukan dia orangnya)

fiuh, gua pikir -untuk kesekian kalinya- gua udah mulai memasuki expired date rasa suka sama seseorang niy. Dan -seperti sebelum2nya- gua harus mencari "korban" berikutnya untuk 3 bulan ke depan.

Saya: (ngangguk2) Mungkin.
Masih saya: (masih ngangguk2) Ya, mungkin.

Teman: Hm, tapi sampai kapan ya?
Saya: (geleng2) ga tau
Masih saya: (masih geleng2) ga tau.

2 comments:

Adinda Silitonga said...

i iihh... curhatan siapa ituu..
koq asa mirip sama si sayahhh??

ike yulia martha said...

buahhahaahaha....ada aja yg ngerasa...heu! Emg si kamuh gituh? Hahahah si sayah baruh tauh tuh....^_^